PANDEGLANG – Ratusan hektar lahan persawahan di Desa Teluk, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang terendam banjir, pada kamis (09/04/2026).
Ketua Kelompok Tani SriKemulyan II Zaenal Abidin mengungkapkan bahwa, setelah hujan deras mengguyur wilayah Desa Teluk Kecamatan Sobang dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi ini sangat memprihatinkan, mengingat sebagian besar lahan baru saja selesai ditanami oleh para petani, katanya.
”Genangan air yang cukup tinggi menyebabkan tanaman padi yang masih dalam fase awal pertumbuhan terancam rusak bahkan mati,” terangnya.
Para petani mengalami kerugian besar, baik dari segi biaya produksi maupun tenaga yang telah dikeluarkan selama proses pengolahan lahan hingga penanaman.” Ungkap Zaenal Abidin
Lanjut Zaenal Abidin. Akibat tingginya curah hujan yang tidak diimbangi dengan sistem drainase yang memadai, serta meluapnya saluran air di sekitar area persawahan sehingga menjadikan areal persawahan bak Lautan, jelasnya.
“Kami baru saja tanam beberapa hari lalu, sekarang sudah terendam. Kalau air tidak cepat surut, kemungkinan besar harus tanam ulang,” sambungnya.
Masyarakat berharap adanya perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk melakukan penanganan.Selain itu, diperlukan langkah jangka panjang yaitu pengerukan sungai yang sudah mengalami pendangkalan,karena kerugian petani akibat banjir selalu berulang.
