PANDEGLANG – Sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi pustakawan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pandeglang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi.
Kegiatan Literasi Informasi secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Goenara Daradjat, di Oproom Sekretariat Daerah setempat, pada Selasa (21/04/2026).
Dalam kesempatannya Goenara Daradjat menyampaikan bahwa literasi informasi merupakan salah satu kunci utama dalam menghadapi tantangan perkembangan jaman, khususnya diera digital saat ini.
“Dimana kemampuan kita untuk mengakses, memahami, mengevaluasi dan memanfaatkan informasi secara bijak menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi,” ungkap Goenara.
“Peran pustakawan, pengelola perpustakaan dan pegiat literasi
sangat strategis dalam membentuk masyarakat yang cerdas, kritis dan berdaya saing,” imbuhnya.
la menegaskan Pemerintah Kabupaten Pandeglang terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang literasi, baik literasi konvensional maupun digital.
“Salahsatunya adalah melalui kegiatan Bimtek literasi informasi ini,” tukasnya.
la berharap kegiatan literasi informasi menjadi ajang meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan bagi para pustakawan serta menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun budaya gemar membaca di masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pandeglang, Neneng Nuraeni menyampaikan kegiatan literasi informasi melibatkan pustakawan pengelola perpustakaan, pegiat literasi dari pengelola perpustakaan desa dan pengelolaan perpustakaan berbasis masyarakat.
Adapun tujuan dari kegiatan ini, lanjut Neneng adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pustakawan dalam menghadapi perkembangan informasi yang semakin pesat diera digital saat ini, serta meningkatkan indeks pembangunan literasi masyarakat yang memenuhi standar nasional.
“Kami akan terus mendorong pustakawan dan para pegiat literasi untuk berperan aktif dalam membudayakan gerakan gemar membaca di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.
