MANNA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Manna resmi memulai program pembinaan kepribadian melalui kegiatan kepramukaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Program tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Bengkulu Selatan dan dibuka langsung oleh Kepala Rutan Manna di Lapangan Blok E, Sabtu (2/5/2026).

Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, mengatakan kegiatan Pramuka menjadi sarana strategis dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta jiwa nasionalisme bagi warga binaan.

Menurutnya, pembinaan melalui kepramukaan diharapkan dapat menjadi bekal positif bagi WBP saat kembali ke tengah masyarakat.

“Pramuka bukan sekadar latihan baris-berbaris, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Dasa Dharma, kedisiplinan, dan semangat nasionalisme. Kami berharap melalui kegiatan ini, warga binaan memiliki bekal mental yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ujar Hannibal.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri Plh Kasubsi Pelayanan Tahanan Yoki Ismanto dan Kasubsi Pengelolaan Hastomo Arbi. Sementara pelaksanaan teknis dipandu pembina Gugus Depan Rutama, Kait Hidayatulah, bersama instruktur dari Kwarcab Bengkulu Selatan, Tri Susanti dan Nazwzan Milyan.

Pada kegiatan perdana tersebut, peserta mendapat materi pengenalan dasar kepramukaan serta latihan kedisiplinan. Para warga binaan terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Pihak Rutan Manna memastikan kerja sama dengan Kwarcab Bengkulu Selatan akan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian dan kemandirian.

“Sinergi dengan pihak eksternal seperti Kwarcab sangat penting agar standar pembinaan kepramukaan yang diterima warga binaan sama seperti Pramuka pada umumnya,” tambah Hannibal.

Dengan dimulainya program ini, Rutan Kelas IIB Manna menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi pembinaan yang bermanfaat guna mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan secara optimal.