LEBAK – Di tengah gencarnya pengerjaan rehab infrastruktur jalan di Kabupaten Lebak 2026, masyarakat di tiga kecamatan mendesak agar akses vital Rangkasbitung-Muncang via Karian tidak dibiarkan rusak.
Warga dari Kecamatan Cimarga, Sajira, dan Muncang berharap jalan tersebut segera diperbaiki agar aktivitas harian kembali lancar.
Aspirasi datang dari warga Desa Mekarmulya dan Tambak, Kecamatan Cimarga; Desa Calungbungur dan Sangiang Jaya, Kecamatan Sajira; serta Desa Margaluyu Kp. Pedang Warung Jati dan Desa Sindangwangi, Kecamatan Muncang.
Bagi mereka, jalur Rangkasbitung-Muncang via Karian adalah urat nadi ekonomi dan mobilitas.
“Kami rindu akses jalan kami itu nyaman karena akses tersebut jalur vital kami menuju Rangkasbitung,” ujar Aning, warga Kp. Pedang.
Saat ini warga terpaksa menggunakan jalur alternatif Ciminyak via Sajira atau Ciminyak via Leuwi Damar.
Jaraknya tiga kali lipat lebih jauh dan memakan waktu tempuh hingga 2 jam. Padahal jika melalui jalur Rangkas-Muncang via Karian, waktu tempuh hanya 30 menit.
Warga di tiga kecamatan mendesak meminta Pemerintah Kabupaten Lebak dan Gubernur Banten Andra Soni segera memprioritaskan perbaikan jalan tersebut.
“Untuk itu kepada Pemkab Lebak juga Gubernur Banten Andra Soni, kapan kami bisa menikmati jalan bagus dan nyaman,” kata JK, warga Kp. Lebuh Desa Sangiang Jaya.
Mereka berharap tahun 2026 – 2027menjadi titik terang bagi akses jalan yang sudah lama dinanti.
