LEBAK – LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia GMBI Lebak menyayangkan minimnya petugas pelayanan di Kantor Dinas Sosial Kab. Lebak, Plaza Mandala, Selasa 2/6/2026. Menurut Bendahara GMBI Lebak, Mujahidin, hanya dua orang petugas yang bertugas sehingga menyebabkan antrean panjang dan melelahkan bagi masyarakat.

Mujahidin menilai kondisi tersebut kurang ideal, terutama bagi warga yang datang dengan urusan mendesak.
“Petugas pelayanan hanya dua orang, sementara urgensinya masyarakat tinggi tapi dibuat antre tanpa ada penambahan pelayanan,” ujarnya kepada awak media.

Ia juga menyoroti beban kerja petugas yang terlihat kelelahan.
“Kasihan dua orang petugas sampai berkeringat tanpa ada pergantian. Kami berharap pemerintah segera menambah jumlah petugas pelayanan,” kata Mujahidin.

GMBI Lebak berharap pihak Dinas Sosial Kab. Lebak dan Pemerintah Daerah segera mengevaluasi jumlah petugas di loket pelayanan. Penambahan petugas dinilai perlu agar pelayanan lebih cepat, nyaman, dan tidak membebani masyarakat maupun petugas.

Saat dikonfirmasi pihak Dinsos Kab. Lebak melalui kontak WhatsApp resmi, pesan yang dikirim awak media hanya centang satu dan belum ada respons hingga berita ini diterbitkan.

Hingga berita ini naik, pihak Kantor Dinas Sosial Kab. Lebak belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan antrean panjang dan rencana penambahan petugas.

Darja