LEBAK, BANTEN — menindak lanjuti pemberitaan cnanelnews Program “Belanja Jasa Intranet” Pemerintah Kabupaten Lebak tahun 2026 senilai Rp1,8 Miliar yang dikerjakan PT Indonesia Comnets Plus / ICONNET menuai sorotan. Selasa 1/9/2026.
Pasalnya, dari 28 kecamatan, sedikitnya 3 kecamatan mengeluhkan layanan internet belum dapat diakses secara maksimal oleh seluruh pegawai.
Program ini merupakan fungsi utama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian / Diskominfo Kab. Lebak. Tujuannya untuk mendukung e-government dan mengoptimalkan pelayanan publik online terintegrasi.
Kepala Diskominfo Kab. Lebak, Dr. Anik*, membenarkan fasilitas internet sangat dibutuhkan seluruh perangkat daerah.
“Ya fasilitas internet tersebut sangat dibutuhkan oleh semua Dinas Instansi di Kabupaten Lebak. Cuma kami baru bisa memberikan sampai tingkat 28 Kecamatan saja,” ujar Kadis Anik saat dikonfirmasi chanelnews, pada Rabu 19/08/2026.
Berdasarkan data RUP LKPP, paket Kode 64342363 bernama “Belanja Jasa Intranet” memiliki pagu Rp1.800.000.000 bersumber dari APBD 2026.
Spesifikasi: Internet Corpo 1:1 maksimal 3 GBPS, IP Public dan Metro QnQ/Tunneling. Volume: 1 Paket untuk seluruh Dinas dan 28 Kecamatan. Pemenang: PT ICONNET. Masa kontrak: Januari s.d Desember 2026.
Yang bikin miris, akses internet ICONNET di lapangan hanya tersedia di satu ruangan rapat besar. Sementara area depan, belakang, dan samping gedung kecamatan tidak dapat mengakses wifi tersebut.
“Ini sangat miris. Program penting tapi realisasinya begini. Apakah nanti alasannya blankspot atau apalah,” ujar Nov, salah satu aktivis Lebak.
Nov mendesak Diskominfo melakukan evaluasi dan transparansi. Ia juga menyoroti adanya promo diskon 25-30% yang disebut sebagai fasilitas bagi yang bekerja sama dengan PT ICONNET.
“Dengan anggaran sebesar itu, jika ini benar, PT ICONNET wajib memberikan pelayanan maksimal. Jangan sampai uang negara sia-sia. Dua tahun berturut-turut PT ICONNET, anak perusahaan PT PLN, dapat kontrak ini dengan nilai yang sama 1,8M. Nominal yang cukup fantastis,” tegas Nov.
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi Diksiber Banten kepada Waseh selaku Sekdis Diskominfo Lebak belum mendapat jawaban. Chat tidak dijawab dan saat ditelepon tidak diangkat.