SERANG – PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (Harfa Banten) merealisasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRIDGE Banten di SDN Pulau Panjang 2, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Kamis 15/10/2026.

Program tersebut berfokus pada tiga aspek utama, yakni pelestarian lingkungan, pengembangan sarana olahraga, serta penguatan fasilitas literasi. Upaya ini dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus mengembangkan potensi siswa, khususnya di wilayah kepulauan.

Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, mengapresiasi kolaborasi PLN Peduli dan Harfa Banten yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan bantuan kemanusiaan.

Najib menyampaikan, kontribusi PLN Peduli di Kabupaten Serang bukan kali pertama dilakukan. Melalui kerja sama dengan Harfa Banten, sejumlah program sosial telah direalisasikan, termasuk menjangkau masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses, seperti Pulau Panjang.

“Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap pendidikan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak yang tinggal di wilayah kepulauan. Kami sangat mengapresiasi PLN Peduli dan Harfa Banten yang telah hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Najib.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Banten Utara, Hasudungan Siahaan, mengatakan bahwa program BRIDGE Banten merupakan wujud kepedulian PLN terhadap perkembangan generasi muda melalui dukungan fasilitas pendidikan dan lingkungan yang sehat.

Ia menjelaskan, PLN mempercayakan Harfa Banten sebagai mitra pelaksana atau person in charge (PIC) dalam merealisasikan berbagai program sosial di wilayah Banten.

“Harfa Banten telah menjadi mitra kami dalam berbagai program, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga advokasi, kesehatan, dan tanggap bencana. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Hasudungan.

Menurut Hasudungan, SDN Pulau Panjang 2 dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program berdasarkan kebutuhan sekolah serta kondisi geografisnya yang relatif jauh dari pusat perkotaan.

“Walaupun lokasinya cukup jauh dan harus menyeberangi lautan, pemenuhan kebutuhan pendidikan tetap harus menjadi perhatian bersama. Anak-anak di Pulau Panjang harus memiliki kesempatan untuk berkembang dengan baik dan memperoleh dukungan fasilitas pendidikan yang layak,” ujarnya.

Melalui program BRIDGE Banten, PLN Peduli dan Harfa Banten berharap dapat mendorong pemerataan akses pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi para siswa.

Kolaborasi antara dunia usaha, lembaga sosial, dan pemerintah daerah tersebut juga diharapkan menjadi contoh sinergi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, sehingga anak-anak di wilayah kepulauan memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, mengembangkan potensi, dan meraih prestasi.