SERANG – Warga Kampung Palamakan, Desa Pringulung, Kabupaten Serang, mulai menunjukkan kegelisahan atas bau menyengat yang kerap tercium di lingkungan mereka. Bau yang oleh warga disebut mirip bangkai tikus itu diduga berasal dari aktivitas pabrik PT Delta Giri Wacana (DGW) yang berlokasi tidak jauh dari permukiman.
Keluhan warga disebut sudah muncul sejak cukup lama dan kembali disuarakan pada Minggu (1/3/2026). Warga mengaku bau menyengat kerap muncul terutama pada malam hari atau saat turun hujan.
“Baunya mirip bangkai tikus, Pak. Kalau angin datang dari arah sana, kami tidak kuat lama-lama di luar rumah. Kalau di dalam rumah dan pintu ditutup baru agak berkurang,” ujar salah seorang warga kepada wartawan.
Menurut warga, kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-hari menjadi terganggu. Bahkan, sebagian warga mengaku khawatir terhadap dampaknya bagi kesehatan.
“Ada warga yang batuk, pilek sampai sesak napas. Kami tidak tahu pasti penyebabnya, tapi warga menduga ada kaitannya dengan bau yang sering muncul dari arah pabrik,” katanya.
Warga berharap pihak perusahaan dapat segera mencari solusi agar aktivitas operasional tidak menimbulkan dampak yang meresahkan masyarakat sekitar.
“Kalau bisa perusahaan mencari cara supaya tidak menimbulkan bau di lingkungan kami. Jangan sampai warga terus merasa tidak nyaman,” ujar warga lainnya.
Sejumlah warga juga mengaku sebelumnya persoalan dugaan dampak lingkungan tersebut pernah diberitakan media. Namun, mereka menilai hingga kini belum terlihat adanya penanganan yang jelas dari pihak terkait.
“Silakan saja datang malam hari, apalagi kalau hujan. Warga bisa merasakan sendiri bau yang kami maksud,” kata warga.
Di sisi lain, pihak keamanan pabrik saat ditemui awak media menyampaikan bahwa aktivitas pabrik memang terkadang menimbulkan bau, namun menurutnya kondisi di lingkungan sekitar masih aman.