PANDEGLANG – Bank BJB Cabang Pandeglang menggelar Launching Gebyar Kejar Simpanan Pelajar Nabung dari Sekarang (SimPel NDS), di SMPN 3 Pandeglang, pada Selasa (20/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Raden Dewi Setiani menyampaikan bahwa program ini sangat luar biasa yakni bagaimana menguatkan literasi keuangan siswa sejak dini.
“Siswa-siswi bukan hanya harus pandai dalam akademik, tetapi mereka juga harus kita siapkan penguatan pengelolaan keuangan untuk masa depan mereka,” kata Dewi.
Menurut Dewi, gerakan menabung ini harus dimulai sejak dini, karena menabung tidak harus menunggu kaya, tapi bagaimana mereka kita didik menyisihkan sebagian uang jajan untuk kebutuhan yang positif.
Ia berharap Gebyar Kejar Simpanan Pelajar Nabung dari Sekarang (SimPel NDS) bukan dilaksanakan di satu sekolah saja, akan tetapi bisa dilaksanakan di semua sekolah yang ada di Kabupaten Pandeglang.
Maman Rukmana Pimpinan Divisi Dana dan Jasa Konsumer Bank bjb Pusat menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang atas dukungan penuh terhadap program Kejar Simpel NDS ini.
“Program ini sangat penting sebagai gerakan satu rekening satu pelajar, bukan hanya persoalan buka rekening, tetapi menjadi sebuah penanaman pondasi, membangun karakter dan juga bagian dari pembelajaran untuk membiasakan menabung sejak dini,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa menabung itu bukan ilmu, menabung adalah sebuah mindset dan juga sebuah kebiasaan.
“Jadi melalui program ini para siswa kita biasakan untuk menabung sejak dini dengan dibukakan nomor rekening dan disediakan fasilitas mini banking di sekolah,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Pimpinan bank bjb Cabang Pandeglang Yusriyadi mengatakan Gebyar Kejar Simpanan Pelajar Nabung dari Sekarang (Simpel NDS) termasuk kolaborasi untuk program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Pandeglang yang menargetkan kurang lebih sekitar 30 ribu rekening.
“Kedepan program Kejar Simpel NDS ini akan menargetkan semua sekolah di Kabupaten Pandeglang mulai dari sekolah tingkat SD, SMP sampai tingkat SLTA,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 3 Pandeglang Ading Suhendi program ini sejalan dengan program SMPN 3 Pandeglang yakni gemar menabung seribu sehari.
“Maka dari itu para siswa ini, belajar menyisihkan uang jajanya untuk di tabungkan, sehingga para siswa nantinya mampu mengelola keuangan pribadi dengan baik,” imbuhnya.