PANDEGLANG – Warga Kampung Malangnengah, Desa Tegalongok, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, seolah dipaksa bersabar tanpa batas. Belasan tahun lamanya, jalan di kampung mereka tak kunjung tersentuh pembangunan, pada Jumat (27/02/2026).

Setiap musim hujan tiba, ruas jalan itu berubah bak kubangan kerbau. Lubang-lubang besar tertutup air, menyisakan genangan lumpur dalam yang membahayakan pengendara. Kondisi ini bukan lagi pemandangan langka, melainkan santapan sehari-hari warga.

Pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati. Mereka terpaksa berjalan pelan sambil zig-zag mencari sisi jalan yang masih bisa dilewati. Tak sedikit yang terperosok karena lubang tertutup genangan.

Padahal, ruas jalan tersebut merupakan akses penghubung Desa Tegalongok dengan Desa Pasirkarag serta desa lainnya menuju pusat Kecamatan Korongcong. Hampir di sepanjang jalur, aspal rusak berat dan sulit dilalui, terutama saat hujan mengguyur.

Baberapa warga yaitu Sobirin dan Ata, jalan ini bukan sekadar infrastruktur biasa. Jalur tersebut menjadi akses vital untuk anak sekolah, warga yang hendak berobat ke puskesmas, hingga aktivitas ekonomi seperti berdagang dan mengangkut hasil pertanian.

Ironisnya, jalan dengan kondisi memprihatinkan ini merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Beberapa warga, mengaku geram. Mereka menilai pemerintah daerah tak kunjung memberi perhatian serius terhadap kerusakan yang sudah berlangsung puluhan tahun itu.

“Sudah lama jalan rusak parah begini. Kalau hujan turun jadi kaya kubangan kerbau,” keluhnya.

Menurutnya, jalan tersebut sangat penting bagi aktivitas warga, mulai dari akses pendidikan, pelayanan kesehatan ke puskesmas, hingga menunjang perekonomian masyarakat.

“Harus segera diperbaiki. Masa sudah lama begini saja, ganti Bupati, ganti Gubernur, enggak ada perubahan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Pandeglang, Andrian Wisudawan, mengakui belum seluruh ruas jalan di wilayahnya dalam kondisi mantap.

“Kami menyadari belum semua ruas jalan dapat kami bangun hingga mencapai kondisi mantap,” ujarnya.