LEBAK, – Aksi orasi kembali memanas di Lebak. Ketua LSM GMBI Gerakan Masyarakat Bawah, Ade Surnaga yang akrab disapa KiNG Naga, melontarkan kritik keras dan menuntut Ketua DPRD Kabupaten Lebak mundur dari jabatannya.
Dalam orasinya, KING Naga juga menyoroti sikap sejumlah oknum ormas yang dinilai tidak solid dan mencederai marwah organisasi.
KiNG Naga dengan nada kecewa menyebut ada oknum ormas yang sengaja tidak hadir dalam aksi karena diduga sudah dibayar dan menerima suap agar tidak ikut menyuarakan kebenaran.

“Ormas itu organisasi masyarakat, bukan organisasi DPRD. Tugasnya ormas itu membela kemanusiaan, membela rakyat yang keadilannya dirampas atau tidak diperhatikan. Bukan jadi alat kepentingan oknum pejabat,” tegas Ade Surnaga di tengah orasi.
Ia mengaku kecewa karena semangat solidaritas antar ormas sudah dicederai oleh segelintir oknum yang lebih memilih diam karena “amplop”.
Dalam kesempatan itu, KING Naga juga menyampaikan dukungan penuh kepada Fam Fuk Tjhong alias Uun.
Menurutnya, Uun selama ini banyak membantu masyarakat Lebak. Mulai dari mengurus warga yang punya masalah kesehatan dan data desil bermasalah, hingga memperjuangkan rumah warga tidak layak huni dan ODGJ.
“Uun sudah banyak membantu masyarakat Lebak. Tapi beliau justru dikhianati oleh oknum ormas. Bahkan diduga menjadi korban penculikan oleh oknum ormas juga,” ujar KING Naga.
Ia menegaskan, LSM GMBI akan terus mengawal kasus Uun sampai tuntas dan menuntut keadilan ditegakkan.
Puncak orasinya, Ade Surnaga secara tegas menuntut Ketua DPRD Kabupaten Lebak Mundur.
Menurutnya, kepemimpinan dewan saat ini gagal merespon jeritan rakyat dan membiarkan ketidakadilan terjadi di Lebak.
Aksi orasi berlangsung dengan pengawalan aparat dan dihadiri oleh massa dari berbagai elemen masyarakat bawah.