PANDEGLANG – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang bekerja sama dengan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten mengadakan seminar terapi SEFT. Kegiatan ini diikuti oleh 30 Warga Binaan, pada Selasa (20/10/2026).
Terapi SEFT atau Spiritual Emotional Freedom Technique mengajarkan cara mengenali diri, mengelola perasaan, serta membangun pikiran yang lebih positif. Caranya lewat pendekatan spiritual dan ketukan ringan pada titik-titik tertentu di tubuh agar ketenangan batin tercapai.
Kepala Rutan Pandeglang, Ewang Catur Saputra, menyambut baik kerja sama ini.
“Kolaborasi seperti ini diharapkan memberikan manfaat bagi Warga Binaan sekaligus pengalaman bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari,” ujarnya.
Senada, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Yuan Nikola Audichrist Tambunan, berharap materi yang disampaikan dapat mengubah pandangan hidup para Warga Binaan.
“Harapannya, Warga Binaan mengambil manfaat dari materi yang disampaikan untuk lebih mengenali diri, mengelola emosi, dan terus berupaya menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.
Elya, salah satu mahasiswa PPL, menjelaskan kegiatan ini saling menguntungkan. “Kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung kepada kami dalam menerapkan teknik konseling, meningkatkan keterampilan komunikasi dan pendampingan,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk memperbaiki diri, menumbuhkan semangat, dan siap kembali ke masyarakat. Kerja sama antara lembaga pemasyarakatan dan dunia pendidikan ini akan terus didorong agar pembinaan berjalan lebih bermakna.