JAKARTA — Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) tahun anggaran 2025–2026 terus bergulir. Tim penyidik Direktorat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung memeriksa enam orang saksi pada Senin (24/8/2026) guna memperkuat alat bukti dan melengkapi berkas perkara.
Pemeriksaan ini menjadi langkah penting sekaligus babak baru dalam mengurai dugaan penyimpangan pada program strategis nasional tersebut.
Enam Saksi yang Diperiksa
Berdasarkan keterangan resmi Kejaksaan Agung, keenam saksi berasal dari berbagai unsur yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan program MBG:
Tabel
No. Identitas Keterkaitan
1 RSA Mitra SPPG Kabupaten Lampung Timur
2 S Mitra SPPG Ciputat
3 SDS Karyawan swasta
4 U Mitra SPPG Kabupaten Lebak
5 MA Pemasok ompreng
6 HD Mitra SPPG Cibadak
Keterangan para saksi dinilai penting untuk mengonfirmasi fakta yang telah dikumpulkan selama proses penyelidikan hingga penyidikan, sekaligus menelusuri mekanisme tata kelola dan keterkaitan masing-masing pihak dalam kegiatan yang menjadi objek perkara.
Memperkuat Pembuktian Sebelum Pemberkasan
Kejagung menegaskan, pemeriksaan saksi merupakan prosedur lazim untuk menyinkronkan keterangan dari berbagai pihak yang memiliki peran berbeda, guna memperkokoh pembuktian sebelum perkara memasuki tahap pemberkasan.
“Seluruh proses penyidikan dilaksanakan secara profesional, independen, dan akuntabel,” bunyi keterangan resmi Kejaksaan Agung.
Pihak penyidik juga tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta menghormati asas praduga tidak bersalah terhadap setiap pihak yang diperiksa.
Perkara Masih Terus Berkembang
Hingga saat ini, penyidik belum menutup kemungkinan pengembangan perkara lebih lanjut guna memperoleh gambaran utuh mengenai dugaan penyimpangan dalam tata kelola program MBG di BGN. Perkembangan selanjutnya akan sangat bergantung pada hasil pendalaman keterangan saksi serta alat bukti lain yang sedang dikumpulkan.
Enam saksi yang baru saja diperiksa ini menjadi salah satu rangkaian langkah lanjutan yang menunjukkan bahwa penyidikan kasus ini berjalan serius dan terus memperlebar jangkauannya.