TANGERANG — UPTD Latihan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang terus memperkuat kualitas pelatihan kejuruan guna mencetak tenaga kerja yang kompeten, profesional, dan mampu memenuhi kebutuhan dunia industri.
Penguatan tersebut salah satunya dilakukan melalui pengembangan kompetensi peserta pelatihan bidang pengelasan atau welder. Program yang sebelumnya mencakup Plate Welder SMAW 3F/PF kini dikembangkan hingga Plate Welder GMAW 1G/PA.
Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan dasar, tetapi juga mampu mengoperasikan teknologi dan menerapkan standar kerja sesuai tuntutan industri.
Kepala UPTD Latihan Kerja Kabupaten Tangerang, Bambang Dwi Purwanto, mengatakan peningkatan kualitas dan variasi kompetensi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan peserta menghadapi dunia kerja.
“Kami terus melakukan peningkatan kualitas pelatihan agar kompetensi peserta semakin sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Pengembangan dari SMAW menuju GMAW merupakan salah satu upaya untuk memperluas keterampilan dan meningkatkan daya saing tenaga kerja Kabupaten Tangerang,” ujar Bambang Dwi Purwanto.
Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran teori, tetapi juga menjalani praktik secara langsung. Materi mencakup pengoperasian peralatan las, teknik pengelasan, posisi kerja, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), hingga pengendalian kualitas hasil sambungan las.
Pengembangan menuju kompetensi GMAW diharapkan dapat memperluas peluang kerja peserta, khususnya pada sektor industri yang membutuhkan tenaga welder dengan kemampuan teknis sesuai standar pekerjaan.
Menurut Bambang, orientasi utama pelatihan adalah memastikan keterampilan yang diperoleh peserta benar-benar dapat digunakan ketika mereka memasuki dunia kerja.
“Kami ingin peserta tidak hanya selesai mengikuti pelatihan, tetapi benar-benar memiliki keterampilan yang dapat digunakan ketika memasuki dunia kerja. Karena itu, pelatihan akan terus kami kembangkan sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan industri,” tambahnya.
Penguatan pelatihan kejuruan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah. Tenaga kerja dengan kompetensi yang relevan diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk masuk dan bertahan di dunia industri.
UPTD Latihan Kerja Kabupaten Tangerang pun berkomitmen melakukan pengembangan program secara berkelanjutan, dengan menyesuaikan materi dan kompetensi pelatihan terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan pasar kerja.
Dengan pendekatan tersebut, pelatihan diharapkan tidak berhenti pada proses pembelajaran, tetapi mampu menjadi jembatan antara pencari kerja dan kebutuhan industri.
Program ini sekaligus memperkuat upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendorong tersedianya sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja yang layak.
UPTD Latihan Kerja Kabupaten Tangerang — Mencetak Tenaga Kerja Kompeten, Produktif, dan Berdaya Saing.