SERANG – Hazim Mudzaky asal Kecamatan Padarincang dan Alda Maharani asal Kecamatan Waringinkurung resmi terpilih sebagai Kang dan Nong Kabupaten Serang periode 2026–2028. Keduanya berhasil meraih gelar tersebut setelah melewati rangkaian seleksi hingga Grand Final Kang Nong Kabupaten Serang 2026 di Mambruk Hotel & Convention, Kecamatan Anyer, Jumat 16/10/2026 malam.
Ajang yang diselenggarakan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang ini diikuti para finalis dari berbagai kecamatan. Proses seleksi berlangsung sejak 26 September 2026, meliputi audisi, uji bakat, visitasi, hingga karantina.
Grand Final tersebut dihadiri Wakil Bupati Serang Muhamad Najib Hamas, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta ratusan pendukung para finalis.
Dalam kesempatan itu, Najib Hamas menegaskan bahwa peran Kang Nong Kabupaten Serang ke depan tidak hanya terbatas pada promosi pariwisata. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berencana memperluas keterlibatan mereka melalui sinergi program lintas OPD sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
“Sesuai arahan Ibu Bupati, peran Kang Nong ini akan kita kuatkan. Tidak cukup hanya menjadi duta wisata, tetapi juga bisa menjadi Duta Budaya, Duta Literasi, Duta Pendidikan, Duta Pajak, Duta Lingkungan Hidup, dan lainnya,” ujar Najib kepada wartawan.
Menurutnya, Kang Nong merupakan representasi generasi muda berprestasi dari berbagai kecamatan yang memiliki potensi untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah. Karena itu, kemampuan dan potensi mereka perlu dikembangkan melalui pembinaan serta kolaborasi dengan perangkat daerah terkait.
Najib berharap sinergi tersebut dapat memperkuat promosi potensi Kabupaten Serang sekaligus mendorong daerah ini menjadi tujuan wisata yang menjanjikan dan berkelanjutan.
“Kang Nong ini menjadi bagian dari kolaborasi untuk menegaskan bahwa Kabupaten Serang layak menjadi tujuan wisata yang menjanjikan dan berkesinambungan,” katanya.
Selain pengembangan peran duta muda, Najib juga mengapresiasi para pelaku usaha pariwisata, mulai dari pengelola hotel, pelaku kuliner, pegiat pariwisata, hingga pengelola desa wisata yang dinilai turut mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia mengajak wisatawan untuk tidak sekadar melintasi kawasan Anyer, tetapi juga menginap dan menikmati berbagai destinasi wisata di Kabupaten Serang, khususnya wilayah Anyer dan Cinangka.
“Silakan menginap di penginapan di Kabupaten Serang, khususnya kawasan Anyer-Cinangka. Insyaallah harganya terjangkau dan nyaman untuk melakukan berbagai aktivitas,” ucapnya.
Najib menambahkan, kontribusi Kang Nong dalam mempromosikan pariwisata selama ini akan terus diperluas. Para duta muda tersebut diharapkan dapat mengambil bagian dalam sosialisasi pajak, literasi digital, pendidikan, kebudayaan, serta berbagai program pembangunan lainnya.
Sementara itu, Kepala Disporapar Kabupaten Serang Anas Dwi Satya Prasadya mengatakan, setelah Grand Final, para finalis akan mendapatkan pembinaan dan pendalaman wawasan sesuai bakat serta potensi masing-masing.
“Di antaranya Duta Lingkungan, Duta Literasi, Duta Seni Budaya, dan tentunya Duta Pariwisata. Kami berharap mereka dapat lebih memperdalam pengetahuan dan mengembangkan potensi yang dimiliki melalui pembinaan dari dinas-dinas terkait,” kata Anas.
Ia menjelaskan, pada penyelenggaraan tahun ini terdapat 10 pasang duta yang akan dikembangkan melalui sejumlah bidang, di antaranya pariwisata, literasi, budaya, pajak, lingkungan hidup, dan wawasan kebangsaan.
Ke depan, para Kang Nong Kabupaten Serang akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemerintah daerah, terutama dalam mempromosikan potensi wisata serta mendukung program-program pembangunan sesuai bidang masing-masing.
Melalui penguatan peran tersebut, Pemkab Serang berharap Kang Nong tidak hanya menjadi ikon generasi muda dan pariwisata, tetapi juga mampu menjadi mitra pemerintah dalam mengedukasi masyarakat serta memperkenalkan potensi daerah secara lebih luas.