SERANG – Warga Kampung Sadea, Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, kini tidak lagi merasa khawatir saat melintasi jembatan di wilayah mereka. Jembatan bambu yang telah digunakan selama puluhan tahun dan kondisinya nyaris ambruk tersebut kini telah digantikan dengan jembatan besi yang lebih kokoh.
Jembatan sepanjang sekitar 31 meter dan lebar 1,5 meter itu merupakan penghubung antara Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan, dan Desa Cidahu, Kecamatan Kopo.
Pada Kamis 13/8/2026, Jembatan Merah Putih (MP) Presisi yang jajaran Polres Serang Kabupaten Serang bersama masyarakat tersebut diresmikan oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah. Peresmian turut dihadiri Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan, Kajari Serang IG. Punia Atmaja NR, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Agus Wahyudiono, serta Kepala DPUPR Kabupaten Serang Moch. Ronny Natadipraja.
Peresmian tersebut merupakan bagian dari peresmian secara nasional jembatan yang dibangun TNI dan Polri. Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 3.395 jembatan yang dibangun TNI dan Polri di berbagai daerah. Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga meresmikan 3.000 sumber air bersih yang dibangun TNI AD.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, Kamis tanggal 13 Agustus 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, saya resmikan 3.395 jembatan TNI dan Polri, dan 3.000 sumber air bersih TNI Angkatan Darat,” kata Presiden Prabowo saat peresmian secara virtual.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tersebut.
“Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Serang, saya mengucapkan terima kasih atas kinerja yang luar biasa. Melalui Bapak Presiden Prabowo Subianto, kemudian juga didukung oleh Bapak Kapolda, Pak Kapolres, seluruh jajaran yang telah membangun jembatan presisi ini di wilayah Kabupaten Serang,” ujarnya usai peresmian.
Menurut Ratu Zakiyah, sapaan akrab Ratu Rachmatuzakiyah, keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga Kampung Sadea, Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan.Jembatan tersebut menjadi akses penting bagi konektivitas masyarakat, setelah jembatan lama mengalami kerusakan akibat tergerus air dan terdampak banjir.
“Sekarang sudah direvitalisasi kembali menjadi jembatan yang baru. Saya yakin masyarakat senang, dan inilah bentuk kolaborasi simbol yang kuat, sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah dan TNI-Polri. Saya sangat mengapresiasi kepada seluruh jajaran dan juga lapisan masyarakat yang telah membantu secara swadaya selama pembangunan jembatan ini,” ungkapnya.
Ratu Zakiyah juga berpesan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat Jembatan Merah Putih Presisi tersebut agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang.
“Tadi kalau kami lihat di sini jembatannya mungkin bisa dilalui motor, tapi mungkin harus diatur karena khawatir kalau tidak diatur, baru sebentar dipakai bisa cepat rusak,” ucapnya.
Oleh karena itu, Bupati Serang menginstruksikan Kepala Desa Pasir Buyut untuk mengatur penggunaan jembatan, khususnya bagi kendaraan roda dua.
“Karena kalau misalnya makin banyak yang digunakan kendaraan roda dua untuk melalui jembatan ini, khawatir itu cepat rusak. Makanya harus diatur jembatan yang menyambungkan beberapa desa Kecamatan Jawilan dan Kopo,” terangnya.
Sementara itu, Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Nusantara merupakan bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pihak.
“Hari ini kita berada di Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan dengan panjang lebih kurang 31 meter dan lebar 1,5 meter,” ujarnya.
Andri menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Serang, Bupati Serang, serta CSR sejumlah perusahaan yang berada di wilayah Kabupaten Serang.
“Sehingga jembatan bisa terbangun dan diresmikan secara langsung oleh Bapak Presiden Prabowo, Bapak Kapolri dan para Kapolda. Untuk wilayah Kabupaten Serang sendiri, kita ada 14 jembatan yang sudah kita lakukan pembangunan dan semua sudah 100 persen, termasuk revitalisasi yang kita lakukan,” jelasnya.
Selain pembangunan jembatan, Polres Serang juga melaksanakan pembangunan sarana air bersih di sejumlah wilayah yang menjadi prioritas.
“Untuk sarana air, kami juga sudah melakukan di beberapa titik yang memang sudah menjadi prioritas dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” katanya.
Menurut Andri, wilayah Kecamatan Kopo, Jawilan, dan Kragilan menjadi salah satu fokus pembangunan jembatan di Kabupaten Serang.
“Yang menjadi prioritas pertama kita di wilayah-wilayah Kabupaten Serang seperti Kecamatan Kopo, Jawilan dan Kragilan yang menjadi fokus utama kita pembangunan jembatan yang lebih kita prioritaskan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Polres Serang juga menyalurkan bantuan sosial secara simbolis berupa 100 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kalau untuk seluruh Kabupaten Serang, kami menyalurkan sebanyak 500 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.