LEBAK – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), telah dilaksanakan kegiatan “Workshop Gladi Manajemen Pengawasan Desa” pada hari ini bertempat di Aula Desa Cimangenteng.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa dari 3 Desa, yaitu Desa Cimangenteng, Desa Citeras, dan Desa Nameng. Turut hadir juga Ketua BPD beserta 7 orang Anggota BPD dari masing-masing desa.
Sebagai narasumber utama dalam workshop ini adalah Inspektorat Daerah Kabupaten Lebak. Materi yang disampaikan fokus pada tata cara pengawasan penyelenggaraan pemerintahan desa, pengelolaan keuangan desa, serta mekanisme pelaporan dan tindak lanjut temuan.
Dalam sambutannya, perwakilan Inspektorat Daerah Kab. Lebak menyampaikan bahwa BPD memiliki peran strategis sebagai lembaga pengawasan di tingkat desa.
“BPD harus mampu menjadi mitra sekaligus pengawas yang kritis dan konstruktif. Dengan adanya workshop ini diharapkan manajemen pengawasan di desa semakin tertib, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Kepala Desa Cimangenteng selaku tuan rumah juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap ilmu yang didapat dapat langsung diimplementasikan oleh BPD di tiga desa untuk membangun desa yang lebih baik.
Workshop ditutup dengan sesi tanya jawab dan simulasi gladi pengawasan untuk memperkuat pemahaman para peserta.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi yang kuat antara Pemerintah Desa, BPD, dan Inspektorat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan berdaya.