SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan pentingnya Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) sebagai ajang menggali potensi siswa sejak dini sekaligus mencetak talenta muda yang kompetitif dan berintegritas.
Hal itu disampaikan saat membuka FLS3N dan O2SN jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Serang Tahun 2026 di Marbella Hotel, Kecamatan Anyer, Selasa (28/4/2026).
“Alhamdulillah hari ini saya membuka kegiatan FLS3N dan O2SN jenjang SD tingkat Kabupaten Serang Tahun 2026,” ujar Ratu Rachmatuzakiyah.
Menurutnya, penyelenggaraan agenda tahunan yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang tersebut menjadi ruang penting bagi siswa untuk menampilkan bakat yang selama ini belum tergali secara optimal.
Ia meyakini, melalui kompetisi seni dan olahraga, kemampuan anak-anak dapat ditemukan, dibina, dan dikembangkan secara lebih terarah.
“Dengan adanya kegiatan ini maka bakat anak-anak yang dulu mungkin terpendam bisa keluar, bisa didapatkan dan juga dalam rangka menggali potensi mereka,” katanya.
Bupati Serang menjelaskan, para juara tingkat kabupaten nantinya akan mewakili daerah pada ajang FLS3N dan O2SN tingkat Provinsi Banten. Karena itu, ia meminta dewan juri memberikan penilaian secara objektif dan profesional.
“Saya berpesan kepada dewan juri untuk menilai dengan objektif dan profesional,” tegasnya.
Ratu Rachmatuzakiyah juga memasang target tinggi agar Kabupaten Serang mampu meraih gelar juara umum di tingkat Provinsi Banten. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai jika para peserta serius berlatih dan terus meningkatkan kemampuan.
“Saya yakin kalau anak-anak serius berlatih dan terus belajar, kita akan jadi juara umum di tingkat Provinsi Banten. Mohon doa dan dukungan semua pihak,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang Aber Nurhadi menjelaskan, FLS3N tahun ini mempertandingkan sembilan cabang lomba, yakni menyanyi solo, gambar bercerita, mendongeng, menulis cerita, pantomim, tari, pildacil, MTQ, dan kriya.
Sedangkan O2SN mempertandingkan lima cabang olahraga, yakni renang, atletik, bulu tangkis, senam, dan pencak silat.
“Peserta FLS3N berjumlah 377 orang, sedangkan O2SN sebanyak 228 peserta. Total keseluruhan 605 peserta,” kata Aber.
Ia menambahkan, kegiatan berlangsung selama dua hari, 28–29 April 2026. Selain membentuk karakter siswa, ajang tersebut juga diharapkan menjadi sarana peningkatan prestasi hingga level provinsi dan nasional.
“Tahun lalu beberapa cabang lomba kita tembus tingkat nasional, bahkan masuk tiga besar. Mudah-mudahan tahun ini lebih baik lagi,” ujarnya.
Acara pembukaan turut dihadiri unsur DPRD Kabupaten Serang, jajaran pemerintah daerah, para camat, perwakilan perbankan, serta ratusan peserta dari SD negeri se-Kabupaten Serang.
