LEBAK, BANTEN —24/8/2026 senin malam Jarak ribuan kilometer tak memadamkan semangat kemanusiaan.

Di Kabupaten Lebak, masyarakat, pemuda, mahasiswa, dan berbagai komunitas kompak menggalang solidaritas untuk saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang membutuhkan uluran tangan.

Mengusung tema “Peduli NTT, Bersama Kita Bisa, Bersama Kita Berarti”, aksi ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus ajakan agar seluruh elemen masyarakat ikut bergerak membantu sesama.

Kegiatan ini dihadiri berbagai organisasi, di antaranya HMI, GMNI, PMII, KUMALA, serta Komunitas Salam Setetes Darah Kabupaten Lebak.

Kehadiran lintas organisasi ini membuktikan bahwa semangat solidaritas mampu menyatukan perbedaan demi satu tujuan: kemanusiaan.

Wakil Ketua Bidang Sosial Kemasyarakatan FORWATU Banten, Gatot Supriono, menekankan bahwa kepedulian adalah tanggung jawab bersama.

“Kita tidak harus menunggu menjadi orang yang mampu untuk peduli. Dari apa yang kita miliki dan semampu kita, mari kita berbagi. Ketika kepedulian dilakukan secara bersama-sama, maka akan menjadi kekuatan besar dan memberikan arti bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

Menurut Gatot, “Peduli NTT” bukan hanya soal bantuan materi. Lebih dari itu, kegiatan ini adalah simbol persaudaraan dan solidaritas antaranak bangsa.

Keterlibatan HMI, GMNI, PMII, KUMALA, Komunitas Salam Setetes Darah, dan elemen masyarakat lainnya diharapkan menjadi energi positif untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong di tengah masyarakat.

“Bersama kita bisa, bersama kita berarti. Semoga langkah kecil yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari kebaikan untuk saudara-saudara kita di NTT,” ungkapnya.

Aksi ini sekaligus menegaskan pesan penting: persaudaraan Indonesia tidak dibatasi jarak dan perbedaan daerah.
Dari Banten untuk NTT. Dari kita untuk sesama.