SERANG — Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, dipastikan tidak dapat menghadiri acara Milad ke-69 sekaligus Keuceran Tradisi Persilatan Cimande Macan Guling yang dijadwalkan berlangsung di Plaza Aspirasi, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, 10 September 2026.
Keputusan ini diambil menyusul memburuknya kondisi cuaca dan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak langsung di wilayah perairan dan daratan Banten.
Permohonan Maaf Disampaikan Langsung Joko Widodo
Presiden Joko Widodo menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada pimpinan perguruan dan panitia pelaksana atas ketidakhadirannya. Beliau berharap masyarakat memaklumi keputusan ini semata-mata demi keselamatan dan kesehatan bersama di tengah situasi alam yang belum stabil.
“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya tidak dapat hadir di tengah keluarga besar Macan Guling. Kondisi cuaca dan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi pertimbangan utama demi keselamatan kita semua. Semoga acara tetap berjalan lancar dan penuh berkah,” ujar Joko Widodo menyampaikan pesannya.
Ketua Panitia & Sekjen DPP Minta Kegiatan Tetap Dilaksanakan
Ketua Panitia Pelaksana, Joni Agus Maulidi, bersama Sekretaris Jenderal DPP Perguruan Silat Mande Macan Guling, H. Wahyu, meminta seluruh elemen dan masyarakat agar tetap melaksanakan acara sesuai jadwal.
“Kami telah menerima pemberitahuan dan permohonan maaf langsung dari Bapak Joko Widodo. Kami memahami sepenuhnya alasan ini demi keselamatan bersama. Namun demikian, atas nama panitia dan DPP, kami memutuskan dan memohon kepada seluruh keluarga besar agar Keuceran tetap dilaksanakan sesuai jadwal,” tegas Joni Agus Maulidi.
H. Wahyu menambahkan bahwa semangat persilatan dan tradisi tidak boleh luntur oleh keadaan.
“Keuceran bukan sekadar menyambut tamu, melainkan tradisi penghormatan leluhur dan persaudaraan. Biarpun Bapak Presiden berhalangan hadir secara fisik, kehadiran beliau dalam doa dan dukungan tetap bersama kita. Maka mari kita lanjutkan, jaga kebersamaan, dan tetap waspada terhadap kondisi cuaca serta kesehatan,” ujar H. Wahyu.
Tetap Siaga dan Terapkan Protokol Kesehatan
Panitia mengimbau seluruh peserta dan tamu yang hadir:
- ✅ Tetap menggunakan masker demi melindungi pernapasan dari sebaran abu vulkanik
- ✅ Membawa perlindungan diri sendiri jika cuaca berubah mendadak
- ✅ Memantau informasi cuaca dan perkembangan aktivitas vulkanik dari pihak berwenang
- ✅ Mengikuti arahan petugas keamanan dan kesehatan di lokasi acara
Keputusan ini disampaikan secara resmi kepada seluruh undangan, anggota perguruan, dan masyarakat luas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun kabar yang belum tentu benar.
Acara Keuceran Cimande Macan Guling tetap dilaksanakan untuk waktu dan tempat akan di umumkan lewat undangan resmi dari panitia.