Lebak — Aliansi Rakyat Menggugat Kabupaten Lebak (ALAR’M Lebak) melakukan penjadwalan ulang rencana aksi massa yang semula diagendakan. Perubahan waktu dan lokasi aksi ini dilakukan bukan tanpa alasan, melainkan guna memperkuat kembali visi besar perjuangan serta melakukan konsolidasi lanjutan secara menyeluruh dan akbar, sehingga kehadiran peserta aksi dapat semakin dioptimalkan dan tuntutan rakyat dapat disampaikan dengan kekuatan yang lebih besar dan menyatu.
Di titik kumpul aksi, ALAR’M Lebak melaksanakan kegiatan pembagian makanan kepada para tukang becak dan warga sekitar. Kegiatan tersebut bukan sekadar kegiatan sosial biasa, melainkan simbolik perjuangan untuk seluruh warga demi tegaknya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ketua LSM GMBI Distrik Lebak sekaligus Perwakilan ALAR’M Lebak, King Naga, menyampaikan keterangan tersebut sekaligus alasan penjadwalan ulang. Saat ditanya terkait waktu pasti pelaksanaan aksi, King Naga menjawab:
“Waktu pasti pelaksanaan aksi akan segera kami sampaikan. Hal itu akan diputuskan dan disampaikan dalam KONSOLIDASI LANJUTAN yang akan dihadiri langsung oleh seluruh unsur pimpinan ormas dan LSM yang tergabung dalam ALAR’M Lebak. Kami pastikan akan segera diumumkan kepada publik,” tegas King Naga.
Sebelumnya, King Naga juga menjelaskan makna penjadwalan ulang dan kegiatan berbagi makanan tersebut.
“Kami menyesuaikan jadwal aksi ke titik baru, yaitu Mabes Polri dan DPP PDI-P, dengan alasan untuk MEMPERKUAT KEMBALI VISI BESAR PERJUANGAN DAN MELAKUKAN KONSOLIDASI LANJUTAN SECARA AKBAR. Tujuannya agar kehadiran peserta aksi dapat dioptimalkan sebaik-baiknya, sehingga suara rakyat terdengar lebih kuat dan utuh. Adapun pembagian makanan yang kami lakukan di titik kumpul ini adalah SIMBOLIK PERJUANGAN UNTUK SELURUH WARGA, demi tegaknya KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA. Kami berjuang bukan untuk kepentingan kelompok semata, melainkan demi keadilan yang dirasakan oleh seluruh rakyat,” ungkap King Naga.
Sementara itu, Agus Sugianto Wibowo, Perwakilan ALAR’M Lebak unsur Forwatu Banten, menjabat sebagai Humas Forwatu Banten sekaligus Koordinator Lapangan Aksi 1, menegaskan kembali komitmen dan mandat yang diembannya.
“Mandat yang dipercayakan kepada saya selaku Koordinator Lapangan Aksi 1 akan terus kami optimalkan sebaik-baiknya. Penjadwalan ulang ini bukan berarti gerakan kami padam atau mundur. GERAKAN TAK AKAN PADAM! Justru kami memperkokoh kekuatan agar saat turun nanti, langkah kami lebih mantap, suara kami lebih bersatu, dan tuntutan kami lebih didengar oleh pihak berwenang. Keadilan yang kami perjuangkan tetap menjadi tujuan utama, dan gerakan ini akan terus berlanjut hingga tercapai,” tegas Agus Sugianto Wibowo.