LEBAK – Rumah milik Arsaun, warga Kampung Balapunah, Desa Sangiangtanjung, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten, ambruk pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena seluruh penghuni rumah sedang berada di luar.
“Sudah Bertahun-tahun Tidak Layak Huni”
Ayu, cucu Arsaun, menceritakan kondisi rumah kakeknya memang sudah sangat memprihatinkan.
“Rumah kakek saya emang sudah tidak layak huni. Udah bertahun-tahun seperti itu. Atap-atapnya juga udah rapuh semua,” ujarnya kepada awak media.
Ayu menyebut, keluarga mereka bukan tidak mau merenovasi. Namun keterbatasan ekonomi membuat mereka tak bisa berbuat banyak.

“Maklum aja pak, semua keluarga kami termasuk keluarga dengan penghasilan serba pas-pasan. Mangkanya kami sekeluarga tidak bisa berbuat apa-apa,” lanjutnya sambil menahan tangis.
Di rumah tersebut tinggal 4 orang: Arsaun, istrinya, dan 2 orang cucu. Satu cucu masih SD dan satu lagi duduk di bangku SMK.
“Kejadian tadi siang abis Zuhur, pas keponakan saya yang SMK mau berangkat ke sekolah. Alhamdulillah kami sekeluarga masih dilindungi Allah SWT dan semuanya pada selamat, tidak ada yang terluka sedikitpun, karena semuanya lagi di luar rumah,” ungkap Ayu.
Mewakili keluarga, Ayu berharap pemerintah segera memberikan bantuan.
“Kami selaku warga Desa Sangiangtanjung, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak Banten, meminta kepada dinas-dinas terkait segera turun langsung ke lapangan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada bantuan atau tinjauan dari pihak pemerintah desa maupun dinas sosial terkait.