Kota Tangerang, — Kepedulian sosial dan semangat mempererat persaudaraan Indonesia-Korea kembali diwujudkan melalui kegiatan Sunatan Massal Korean Association yang bekerja sama dengan Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI dan Polri (FKPPI), Sabtu, 15 Agustus 2026.
Kegiatan sosial tersebut diikuti 100 peserta sunatan dari masyarakat yang membutuhkan. Pelaksanaan kegiatan menjadi momentum untuk membangun kebersamaan, kepedulian sosial, serta mempererat hubungan persaudaraan antara masyarakat Korea dan Indonesia.
Dedy Fitriadi, S.H., selaku Ketua Panitia, dalam kegiatan tersebut juga menjabat sebagai Wakil Ketua I FKPPI PD 27 Banten. Ia bersama jajaran panitia dan pihak terkait berperan dalam mempersiapkan serta menyukseskan pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.
Acara turut dihadiri Anggota DPRD Kota Tangerang Bagus Triyanto, S.T., M.M. Setelah itu, turut hadir Kapolsek Karawaci Kompol Anggoro Winardi, S.H., M.H., serta Danramil Cibodas Mayor Inf. Suwaryono, yang memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.
Hadir pula Ketua Yayasan Warga Korea Tangerang Banten Indonesia Park Sungdae, Konsul Kedutaan Besar Republik Korea Ryu Wansoo, Direktur RSI Sari Asih Ar-Rahmah dr. Irhami Elfajri, MMR., serta jajaran tenaga medis dan para tamu undangan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Republik Indonesia dan Republik Korea, pembacaan doa, perkenalan para tamu undangan, serta sambutan dari sejumlah tokoh.
Ketua Yayasan Warga Korea Tangerang Banten Indonesia, Park Sungdae, menyampaikan bahwa kegiatan sunatan massal merupakan bentuk kepedulian kepada anak-anak dan keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi jembatan untuk semakin memahami dan menghargai perbedaan budaya antara Korea dan Indonesia.
Sementara itu, Konsul Kedutaan Besar Republik Korea, Ryu Wansoo, menyampaikan bahwa kegiatan sunatan massal merupakan agenda sosial yang telah dilaksanakan Paguyuban Warga Korea Tangerang secara berkala selama 17 tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wujud perhatian, solidaritas, dan persaudaraan warga Korea kepada masyarakat Indonesia di Tangerang dan sekitarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penjelasan medis dari dr. Mei Diliyanto, pelaksanaan khitan oleh tenaga kesehatan, penyerahan bingkisan kepada para peserta, serta foto bersama.
Sinergi Korean Association dan FKPPI dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai kegiatan sosial lainnya. Semangat gotong royong dan kepedulian lintas komunitas menjadi bukti bahwa kebersamaan dapat memperkuat hubungan masyarakat sekaligus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.