PANDEGLANG – Kabupaten Pandeglang dikenal sebagai salah satu daerah dengan potensi alam terbesar di Provinsi Banten. Wilayah yang dijuluki The Sunset of Java dan Kota Badak ini memiliki luas sekitar 2.746,81 kilometer persegi dengan jumlah penduduk mencapai 1,43 juta jiwa pada 2026.

Pandeglang juga memiliki beragam destinasi wisata unggulan, mulai dari kawasan pantai di Carita hingga Tanjung Lesung. Selain itu, terdapat Taman Nasional Ujung Kulon yang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO sekaligus habitat Badak Jawa bercula satu yang langka.

Namun di balik potensi tersebut, kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Banten Selatan masih menjadi sorotan warga. Salah satunya di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang.

Warga Kecamatan Cibitung, Arif Wahyudin, menilai pembangunan infrastruktur jalan di wilayahnya belum mendapat perhatian yang memadai dari pemerintah daerah.

“Pandeglang sudah berusia 152 tahun. Namun hingga saat ini masih banyak jalan rusak yang belum mendapatkan penanganan, khususnya di wilayah Kecamatan Cibitung,” kata Arif kepada wartawan, pada Rabu (24/06/2026).

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak parah menjadi keluhan utama masyarakat karena menghambat aktivitas sehari-hari, termasuk akses transportasi dan perekonomian warga.

Arif berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang segera melakukan perbaikan pada ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Kampung Cikalong, Desa Cikalong dengan Kampung Cikadu, Desa Cikadu, Kecamatan Cibitung.

“Kami berharap Pemkab Pandeglang tidak apatis terhadap pembangunan infrastruktur jalan. Ruas jalan Cikalong-Cikadu merupakan jalan kabupaten yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyebut masih banyak ruas jalan lain di Kecamatan Cibitung yang kondisinya rusak dan belum tersentuh pembangunan.

“Masih banyak infrastruktur jalan di Kecamatan Cibitung yang rusak dan belum mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah,” pungkasnya.