SERANG – Wakil Bupati Serang Muhamad Najib Hamas mengapresiasi kerja-kerja relawan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam membantu masyarakat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang juga siap memperkuat kolaborasi untuk membentuk Sahabat Tanggap Bencana (SIBAT) di desa-desa.
Hal itu disampaikan Najib Hamas usai menghadiri peringatan HUT ke-81 PMI di halaman Masjid Raya Al Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Kamis 17/9/2026.
“Kita Pemkab Serang mengapresiasi kerja-kerja relawan PMI selama ini dalam rangka untuk membantu masyarakat. Yang kedua, Pemkab Serang siap menguatkan kolaborasi untuk pembentukan SIBAT, Sahabat Tanggap Bencana di desa,” kata Najib.
Najib menyebutkan, saat ini SIBAT baru terbentuk di 51 desa dari total 326 desa yang ada di Kabupaten Serang. Karena itu, kolaborasi tersebut diharapkan dapat diperluas untuk memastikan edukasi dan mitigasi bencana dipahami oleh seluruh masyarakat.
“Kita bayangkan nanti kolaborasi ini diteruskan untuk memastikan bahwa edukasi dan mitigasi bencana itu bisa dipahami oleh semua masyarakat,” ujarnya.
Menurut Najib, pembentukan SIBAT penting untuk membantu pemerintah memberikan edukasi kebencanaan sejak usia dini, termasuk kepada generasi muda. Pelaksanaannya diharapkan melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Palang Merah Remaja (PMR), serta unsur terkait lainnya.
“Ini menjadi bagian satu kesatuan untuk membantu masyarakat, khususnya pada saat mitigasi bencana, pada saat terjadi bencana, dan pascabencana. Nah, ini penting dipahami oleh masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, pembentukan SIBAT akan diprioritaskan di desa-desa yang berpotensi mengalami bencana, seperti banjir, kekeringan, dan longsor.
“Yang prioritas pertama yang akan dibentuk adalah desa yang berpotensi langganan banjir, kekeringan, atau longsor,” tegas Najib.
PMI Salurkan 500.000 Liter Air BersihDi tempat yang sama, Ketua PMI Kabupaten Serang Fahmi Hakim mengatakan, peringatan HUT ke-81 PMI diisi dengan sejumlah kegiatan sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian terhadap masyarakat.
Rangkaian kegiatan tersebut antara lain doa bersama untuk mendoakan jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda agar segera ditemukan dalam keadaan selamat, santunan anak yatim piatu, bantuan bagi marbot Masjid Raya Al Bantani, serta pendistribusian air bersih bagi masyarakat Kabupaten Serang yang terdampak kekeringan.
“Hari ini kita juga melaksanakan santunan yatim piatu dari pondok pesantren, bantuan buat marbot Masjid Al-Bantani, yang kebersihan, bagian yang ngurus masjid, dan sebagainya. Selanjutnya juga memberikan bantuan air bersih khusus untuk masyarakat Kabupaten Serang,” kata Fahmi.
Fahmi menyebutkan, PMI Kabupaten Serang telah mendistribusikan kurang lebih 500.000 liter air bersih ke 15 kecamatan yang terdampak kekeringan.
“Setelah ini kami akan melaksanakan rangkaian memberikan penghargaan terhadap seluruh insan-insan yang sudah donor darah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Serang, Pemerintah Provinsi Banten, seluruh jajaran, dan masyarakat yang telah mendukung kegiatan PMI.
“Doakan kami di usia PMI ke-81 terus mampu berkarya, terus mampu ada di masyarakat, dan terus mampu bisa memberikan darmabaktinya untuk kepentingan masyarakat, khususnya di wilayah bencana,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah mengatakan, PMI terus berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah.
“Ya misalkan kekeringan kita kirim air bersih, erupsi Anak Gunung Krakatau juga kita membagikan masker, kemudian juga ada teman-teman media yang hilang, kita mendampingi dari PMI,” kata Tatu.