LEBAK– Detik-detik pengumuman kelulusan rawan tawuran. Kapolsek Rangkasbitung AKP Henri Sinaga, S.H. nggak mau kecolongan. Bareng personel, ia gaspol patroli dialogis ke 4 SMK di Rangkasbitung, Senin 04/05/2026.

Sasaran: SMKN 1 Rangkasbitung, SMKN 2 Rangkasbitung, SMK PGRI Rangkasbitung, dan SMK Setia Budhi Rangkasbitung. Kapolsek didampingi Kanit Samapta AIPTU Terry M.S dan Bhabinkamtibmas BRIGADIR Imam Solichin. Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Rangkasbitung AKP Henri Sinaga, S.H. menegaskan, patroli ini untuk cegah aksi konvoi, coret-coret, dan tawuran pelajar.

“Hari ini kita sambang ke sekolah-sekolah. Ketemu kepsek, guru, dan siswa. Kita edukasi: lulus boleh senang, tapi jangan tawuran. Sajam haram dibawa saat kelulusan. Bahaya buat diri sendiri dan orang lain,”_ tegas Henri.

1.Tawuran: Jangan ikut ajakan ribut. Sekali kena catatan polisi, masa depan suram. 2. Sajam, Bawa pisau, celurit, atau gir pas kelulusan = pidana. 3. Nongkrong Habis terima pengumuman, langsung pulang. Nggak usah konvoi, nggak usah coret baju.

“Kita terus koordinasi sama kepsek dan guru. Siswa harus disiplin, masuk-pulang tepat waktu. Jaga Lebak tetap kondusif. Lulus dengan prestasi, bukan masuk berita kriminal,” imbuh Kapolsek. Polsek Rangkasbitung akan terus patroli hingga hari-H kelulusan 2026. Orang tua juga diminta awasi anak.