CILEGON – Polda Banten melalui Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah barang yang ditemukan oleh kapal KN SAR Tetuka di sekitar perairan Selat Sunda, sebelah timur Pulau Rakata, pada Sabtu 12/9/2026.

Barang-barang tersebut terdiri atas satu helm plastik berwarna merah, satu jeriken plastik berwarna biru dengan tutup hitam, serta dua life jacket berwarna oranye.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, seluruh barang temuan telah diserahterimakan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan konfirmasi dari pemilik kapal KM Arupadhatu 1, dua life jacket berwarna oranye bertuliskan MILLES.II dinyatakan bukan milik kapal, karena life jacket yang tersedia di kapal berwarna merah, kuning, dan ungu serta tidak memiliki tulisan MILLES.II,” ujar Maruli, Minggu 13/9/2026.

Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap jeriken berwarna biru juga menunjukkan adanya perbedaan dengan jeriken yang digunakan KM Arupadhatu 1.

Maruli menjelaskan, isi jeriken temuan mengeluarkan aroma minyak sayur, bukan bahan bakar Pertamax yang digunakan kapal tersebut.

Selain itu, terdapat perbedaan fisik antara jeriken temuan dan jeriken milik KM Arupadhatu 1. Jeriken milik kapal berwarna biru pudar, berkapasitas 30 liter, berbentuk pendek, memiliki tutup putih, serta polos tanpa penanda.

“Sedangkan jeriken yang ditemukan berwarna biru tua, berkapasitas 35 liter, berbentuk panjang, memiliki tutup berwarna hitam, dan terdapat tulisan pada bagian jeriken,” jelasnya.

Adapun satu helm plastik berwarna merah juga dipastikan bukan milik KM Arupadhatu 1. Pasalnya, kapal tersebut tidak memiliki maupun menyediakan helm jenis tersebut di atas kapal.

Di akhir keterangannya, Maruli mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Setiap perkembangan terkait proses pencarian dan pemeriksaan akan disampaikan melalui sumber informasi resmi,” tutupnya.