LEBAK – Kepala Desa Tanjung Wangi, Kecamatan Muncang, menagih janji Pemerintah Kabupaten Lebak terkait perbaikan jalan poros penghubung tiga desa yang hingga kini belum terealisasi. Jum’at 8/05/2026.
Kepala Desa Tanjung Wangi Satria yang juga anggota Desa bersatu di Kecamatan Muncang mengungkapkan, pihaknya sudah 3 kali mengusulkan perbaikan jalan poros Tanjung Wangi – Pasir Nangka – Pasir Eurih dalam Musrenbang sejak tahun 2023, 2024, 2025 hingga 2026.
” Sudah 3 kali Musrenbang dari 2023, 2024, 2025 sampai 2026. Kami keluhkan jalan poros penghubung tiga desa: Tanjung Wangi, Pasir Nangka dan Pasir Eurih. Sampai sekarang belum juga ada tanggapan dari Pemda Lebak,” keluh Kades Tanjung Wangi.
Menurutnya, selain mengusulkan ke kabupaten, proposal usulan perbaikan jalan tersebut sudah diupayakan hingga ke Gubernur Banten Andra Soni melalui Ketua Desa bersatu Kabupaten Lebak, Jaro Erus.
“Sebagai ketua Desa bersatu di kabupaten Lebak Jaro erus sudah membantu mengupayakan ke kabupaten, proposal usulan sudah diupayakan ke Gubernur Banten Andra Soni kata Jaro Erus,” sabar aja” tegasnya.
Kondisi jalan rusak parah berdampak pada sektor pendidikan. Dengan adanya aturan zonasi sekolah, warga setempat di tiga Desa enggan masuk ke SMAN 2 Muncang karena akses jalan yang sulit.
“Dengan aturan zona sekolah yang membatasi, jangankan warga penduduk setempat, warga lain enggan masuk sekolah SMAN 2 Muncang,” ungkapnya.
Bahkan, calon siswa yang sebelumnya mendaftar ke SMAN 1 Muncang akhirnya beralih ke SMAN Leuwidamar karena kuota penuh dan akses ke SMAN2 tanjung wangi Muncang sulit.
” Malah lebih memilih sekolah ke Leuwidamar yang sebelumnya daftar di SMAN Muncang karena penuh, beralih ke Leuwidamar,” katanya.
Kades Tanjung Wangi (Satria ) menyebut, jalan tersebut sempat menjadi bahan janji politik saat kampanye oleh tim pemenangan M Hasbi l asyidiqi jayabaya melalui yang disebut-sebut sudah mengecek jalan penghubung di tiga Desa tanjung wangi desa pasir rurih dan Desa pasir nangka, yang di sebut Ega–Epul. orang kepercayaan Nabil, Namun hingga kini belum ada realisasi.
” Bahkan saat tim pemenangan kampanye yang disebut-sebut Ega–Epul juga sudah janji soal jalan ini,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi Pemkab Lebak terkait realisasi usulan perbaikan jalan poros tiga desa tersebut.