SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, S.I.K., M.H. menyoroti tantangan profesionalisme wartawan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi di era digital.
Menurut Hengki, perkembangan teknologi digital membuat informasi dapat tersebar dengan sangat cepat. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi insan pers untuk tetap menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Hengki saat membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Banten Angkatan ke-28 di Gedung Serbaguna Mapolda Banten, Selasa (22/9/2026).
Hengki mengatakan, kompetensi menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan wartawan menjalankan profesinya sesuai standar kemampuan dan tanggung jawab jurnalistik.
“Pers memiliki peran penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, informasi yang disampaikan harus mengedepankan keberimbangan dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Hengki.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PWI Pusat, PWI Banten, serta seluruh peserta yang mengikuti UKW.
“Selamat datang di Polda Banten. Selamat datang PWI Pusat dan PWI Banten serta SMSI Pusat,” ujar Hengki.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan profesionalisme wartawan melalui uji kompetensi.
Di tengah pelaksanaan UKW, Rian juga mengajak seluruh peserta dan tamu yang hadir untuk mendoakan lima wartawan yang dilaporkan hilang saat hendak melakukan peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK).
Rian berharap proses pencarian yang masih dilakukan dapat membuahkan hasil dan kelima wartawan tersebut segera ditemukan.
Pada kesempatan tersebut, Rian turut menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Banten Irjen Pol Hengki beserta jajaran atas perhatian dan keterlibatan dalam proses pencarian lima wartawan tersebut.
Menurut Rian, jajaran Polda Banten tidak hanya memberikan dukungan, tetapi juga turut terlibat dalam upaya pencarian serta pengamanan dan pengawalan kegiatan di lapangan.