SERANG – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Serang menyatakan optimistis terhadap hasil penjaringan calon kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) melalui program pembinaan berbasis zonasi di seluruh kecamatan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Harian LPTQ Kabupaten Serang, Budi Haryadi, di sela kegiatan Pembinaan Kafilah Zona III yang meliputi Kecamatan Petir, Tunjung Teja, Baros, Cikeusal, Pamarayan, dan Bandung, yang digelar di Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Ihsan, Kecamatan Petir, Sabtu (18/4/2026).

Menurut Budi, sistem pembinaan berbasis zonasi diterapkan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memaksimalkan penjaringan potensi peserta di tiap wilayah.

“Dengan sistem zonasi ini, kami bisa lebih efektif menjaring potensi terbaik dari setiap kecamatan. Alhamdulillah, hasilnya cukup memuaskan karena banyak potensi yang sebelumnya belum terdata kini mulai teridentifikasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembinaan dilakukan di beberapa zona yang mencakup seluruh wilayah Kabupaten Serang, dengan masing-masing zona terdiri dari sejumlah kecamatan.

Budi juga mengungkapkan, pihaknya menemukan fakta bahwa sejumlah peserta berprestasi asal Kabupaten Serang justru pernah mewakili daerah lain dalam ajang MTQ tingkat provinsi.

“Kami menemukan ada peserta yang pernah meraih juara di tingkat provinsi, tetapi mewakili kabupaten atau kota lain. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami untuk memastikan ke depan mereka bisa memperkuat Kabupaten Serang,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena kurangnya pembinaan dan perhatian sebelumnya terhadap potensi lokal. Namun, dengan dukungan pemerintah daerah, pihaknya optimistis hal tersebut dapat diperbaiki.

“Ke depan, kami akan lebih serius merangkul putra-putri daerah agar bisa tampil mewakili Kabupaten Serang di setiap ajang MTQ,” tegasnya.

Selain cabang tilawah yang menjadi fokus utama, LPTQ juga berkomitmen untuk meningkatkan pembinaan di cabang-cabang lainnya dalam MTQ yang secara keseluruhan berjumlah 14 cabang.

“Tilawah memang menjadi cabang dominan, tetapi kami juga akan terus mengembangkan cabang lainnya agar prestasi Kabupaten Serang semakin merata,” jelasnya.

Budi menambahkan, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah juga telah menginstruksikan agar seluruh potensi qori dan qoriah asli daerah dapat dihimpun dan dibina secara maksimal.

“Kabupaten Serang memiliki banyak potensi qori dan qoriah. Ke depan, kami ingin memastikan seluruh peserta yang tampil benar-benar berasal dari daerah sendiri,” pungkasnya.

Kegiatan pembinaan tersebut turut dihadiri Camat Petir Shinta Asfilian Harjani, perwakilan dari sejumlah kecamatan, Sekretaris Diskominfo Kabupaten Serang Febrian Ripera, serta puluhan calon kafilah MTQ Kabupaten Serang.