SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang membuka ruang kolaborasi dengan Yayasan Jakarta With Love (JWL) untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia, khususnya bagi anak-anak.

Hal tersebut dibahas dalam audiensi Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama Yayasan Jakarta With Love yang dipimpin Founder sekaligus Ketua Umum JWL, Cha Cha Rosa, di Pendopo Bupati Serang, Senin 21/9/2026.

Salah satu program yang dibahas yakni rencana pembangunan atau renovasi Rumah Pintar, yang nantinya diharapkan menjadi ruang belajar sekaligus tempat bermain dan berkegiatan bagi anak-anak di Kabupaten Serang.

Dalam audiensi tersebut turut hadir Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Serang Syamsuddin, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Yadi Priyadi Rochdian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aber Nurhadi, Kepala Dinas Kesehatan Efrizal, Kepala Badan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Devid Hermawan, Plt Kepala BPKAD Muhammad Ishak Abdul Rouf, serta Sekretaris Diskominfo Febrian Ripera.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan apresiasi atas inisiatif Yayasan Jakarta With Love yang ingin berkolaborasi dengan Pemkab Serang dalam bidang sosial dan pendidikan.

“Ya, baik. Tentu pertama, saya secara pribadi dan pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan tentu mengapresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Yayasan Jakarta With Love. Kebetulan hari ini didampingi juga oleh Pendamping Menteri Sosial Republik Indonesia, Ibu Fatma Saifullah Yusuf. Terima kasih Ibu yang telah membersamai hari ini,” ujar Ratu.

Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan anak-anak di Kabupaten Serang mendapatkan akses pendidikan dan ruang tumbuh yang layak.

“Ini dalam rangka berkolaborasi dan bersinergi untuk bagaimana anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang layak. Oleh karena itu, tentu kami Pemerintah Kabupaten Serang terbuka untuk siapa pun jika ingin berkontribusi di wilayah kami, terutama dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Pemerintah Kabupaten Serang dan khususnya untuk anak-anak kami di wilayah Kabupaten Serang,” katanya.

Ratu menjelaskan, program yang ditawarkan Yayasan Jakarta With Love berupa pembangunan maupun renovasi fasilitas yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar dan bermain bagi anak-anak.

“Jadi nanti rencananya dari Yayasan Jakarta With Love itu ingin membangun atau merenovasi, bekerja sama dengan kami Pemerintah Kabupaten Serang, membuat Sekolah Pintar supaya nanti anak-anak bisa berkumpul, bermain dengan baik, dan tentu dalam rangka juga mewujudkan Generasi Emas 2045,” jelasnya.

Terkait lokasi, Ratu menyebut terdapat beberapa tempat yang akan ditinjau bersama. Salah satu wilayah yang menjadi rencana kunjungan adalah Kecamatan Cikande.

“Ada satu dua tempat yang akan kami kunjungi. Nanti yang mengeksekusi tentu Jakarta With Love sendiri, karena kami belum mengetahui secara detail apa saja yang akan selain renovasi ruangan, apa yang akan diberikan lagi saya belum mengetahui secara detail. Namun ada beberapa tempat, salah satunya adalah di Kecamatan Cikande. Jadi hari ini kami akan berkunjung ke wilayah Cikande,” ungkapnya.

Ratu berharap program tersebut nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama anak-anak di Kabupaten Serang.

“Semoga apa yang diinginkan dari Yayasan Jakarta With Love itu juga bisa bermanfaat, dan saya yakin pasti bermanfaat khususnya untuk warga kami di wilayah Kabupaten Serang,” ujarnya.

Pendamping Mensos Dukung Program JWLSementara itu, Pendamping Menteri Sosial Republik Indonesia, Fatma Saefullah Yusuf, menyampaikan dukungannya terhadap rencana kegiatan sosial Yayasan Jakarta With Love di Kabupaten Serang.

“Saya selaku Pendamping Menteri Sosial senang sekali ketika ada teman yang ingin membantu masyarakat di Kabupaten Serang dan kebetulan Bupati Serang ini adalah sahabat saya juga,” ujar Fatma.

Menurut Fatma, rencana pembangunan maupun renovasi tempat belajar dan bermain tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan anak-anak.

“Dan ini merupakan sebuah apa, rasa syukur ketika Ibu Cha Cha dengan Jakarta With Love-nya ingin merenovasi atau membangun sebuah tempat, tempat bermain atau tempat belajar. Tempat belajar untuk anak-anak di Kabupaten Serang,” katanya.

Fatma menilai rencana tersebut perlu disambut dan didukung oleh berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Dan ini perlu kita apresiasi, disambut baik pula oleh Ibu Bupati, dan saya mendukung dari belakang. Senang banget, mudah-mudahan apa yang menjadi harapan beliau bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Serang,” ujarnya.

JWL Fokus pada Program Sosial

Founder sekaligus Ketua Umum Yayasan Jakarta With Love, Cha Cha Rosa, menjelaskan bahwa JWL merupakan yayasan yang bergerak di bidang sosial dengan berbagai program kemanusiaan.

“Jakarta With Love, Yayasan Jakarta Berbagi Kasih. Kebetulan saya Chacha Rosa, founder dan Ketua Umum dari Jakarta With Love,” kata Chacha.

Ia menjelaskan, pembangunan Rumah Pintar menjadi salah satu program JWL yang diarahkan untuk membantu daerah yang masih membutuhkan dukungan dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan.

“Kita memang yayasan itu concern di kegiatan sosial. Memang basisnya sosial, tujuannya adalah dalam rangka salah satu program dari JWL itu sendiri, pembangunan Rumah Pintar. Jadi memang berniat membantu daerah-daerah yang belum beruntung dalam hal pendidikan, kesejahteraan, seperti itu dengan niat membangun Rumah Pintar,” jelasnya.

Selain Rumah Pintar, JWL juga memiliki sejumlah program sosial lainnya, seperti kepedulian terhadap anak yatim, anak penyandang disabilitas, hingga pemberdayaan pelaku UMKM.

“Programnya cukup banyak ya. Selain membangun Rumah Pintar, peduli anak yatim, tentang kesejahteraan dalam hal anak-anak cacat, seperti itu banyak. Banyak sekali sih programnya, UMKM juga. Kita selalu rutinitas ngadain bazar untuk UMKM daerah yang benar-benar kita angkat, yang mana hasilnya memang untuk charity lagi, seperti itu,” tuturnya.

Chacha mengatakan mayoritas sasaran program sosial JWL adalah anak-anak. Sementara untuk program UMKM, pihaknya menyasar masyarakat dengan kondisi ekonomi rendah sebagai bagian dari upaya membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

“Terutama anak-anak, mayoritas anak-anak. Kalau untuk UMKM sih untuk orang yang ekonomi rendah, ekonomi bawah, yang memang tujuannya untuk mengangkat ekonomi seperti itu dalam rumah tangga,” pungkasnya.