SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah membuka Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Serang di Marbella Hotel, Anyer, Selasa (28/4/2026). Pembukaan ajang pelajar tersebut berlangsung meriah dengan suasana penuh semangat dan kehangatan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Serang mengajak para peserta bernyanyi bersama lagu bertema pendidikan “Guruku Tersayang, Guruku Tercinta” yang diiringi musik. Aksi spontan tersebut disambut antusias para siswa yang hadir.
Suasana semakin hidup saat Ratu Rachmatuzakiyah turun dari panggung, menyalami peserta satu per satu, serta berbaur langsung dengan para siswa. Ratusan peserta tampak ceria mengikuti nyanyian bersama hingga acara berlangsung semarak.
Kemeriahan berlanjut saat defile kontingen peserta FLS3N dan O2SN dari 29 kecamatan se-Kabupaten Serang. Masing-masing kontingen tampil penuh semangat sambil melambaikan tangan kepada tamu undangan dan kepala daerah.
Tidak sedikit peserta yang memanfaatkan momen tersebut untuk bersalaman maupun berswafoto bersama Bupati Serang.
Selain itu, suasana hangat kembali terlihat ketika Bupati Serang berduet dengan peserta FLS3N dari SDN 1 Tunjungteja, Faza Fahira Tsani. Keduanya membawakan lagu “Lihatlah dari Dekat” yang mendapat sambutan meriah dari peserta dan undangan.
Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, seni dan olahraga merupakan bagian penting dalam membentuk generasi unggul, karena kecerdasan anak tidak hanya diukur dari aspek akademik semata.
“Kecerdasan itu tidak hanya intelektual, tetapi juga spiritual, emosional, sosial, dan intelektual. Jika semuanya bisa disatukan, saya yakin generasi kita akan menjadi generasi emas,” ujarnya.
Ia menambahkan, ajakan bernyanyi bersama dilakukan sebagai bentuk motivasi agar para peserta lebih percaya diri dan bersemangat mengikuti kompetisi.
Menurutnya, penghormatan terhadap guru juga menjadi nilai penting yang harus terus ditanamkan kepada para siswa. Karena itu, lagu bertema guru dipilih sebagai pengingat jasa besar tenaga pendidik dalam membentuk masa depan anak-anak Indonesia.
“Kita tidak boleh melawan guru. Apa yang kita bisa hari ini semua karena jasa guru,” katanya.
Acara pembukaan turut dihadiri unsur DPRD Kabupaten Serang, jajaran pemerintah daerah, kepala organisasi perangkat daerah, para camat, perwakilan perbankan, serta ratusan peserta dari sekolah dasar se-Kabupaten Serang.
