SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang mulai merealisasikan program penyediaan internet gratis bagi masyarakat melalui pemasangan fasilitas WiFi publik di berbagai wilayah. Pada tahun 2026, sebanyak 40 titik internet gratis ditargetkan terpasang di 29 kecamatan sebagai bagian dari program prioritas daerah.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, penyediaan akses internet gratis merupakan salah satu dari 16 program prioritas yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Serang 2025–2030.
Menurutnya, akses internet saat ini telah menjadi kebutuhan penting masyarakat, baik untuk pendidikan, komunikasi, maupun aktivitas ekonomi digital.
“Ini merupakan bagian dari program prioritas kami dalam mewujudkan Serang Bahagia. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas WiFi gratis yang tersedia di ruang-ruang publik secara bijak dan produktif,” kata Ratu Rachmatuzakiyah dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (14/6/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Serang, Surtaman, menjelaskan bahwa pelaksanaan program tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang Tahun 2026.
Menurutnya, sejumlah titik layanan internet gratis telah beroperasi, sementara lokasi lainnya masih dalam tahap verifikasi teknis sebelum dilakukan pemasangan.
“Untuk tahun ini dialokasikan sebanyak 40 titik di 29 kecamatan. Sebagian sudah aktif dan sisanya masih dalam proses verifikasi. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, seperti ketersediaan listrik, lokasi yang aman, serta sistem pengamanan perangkat,” ujarnya.
Surtaman menyebutkan sejumlah wilayah yang telah menikmati layanan internet gratis antara lain Kecamatan Petir, Baros, Bojonegara, dan Kramatwatu. Sementara di wilayah Serang Timur, termasuk Kecamatan Cikande, beberapa titik masih dalam proses verifikasi.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan yang produktif, terutama dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pendidikan, serta peningkatan literasi digital.
“Internet gratis ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam promosi dan pemasaran produk secara digital. Selain itu, masyarakat yang memiliki keterbatasan akses internet juga dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk berbagai kebutuhan informasi dan pembelajaran,” katanya.
Menurut Surtaman, pemanfaatan internet secara produktif berpotensi mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat dan membuka peluang usaha berbasis digital di tingkat lokal.
Untuk menjaga keamanan dan ketertiban penggunaan fasilitas tersebut, Diskominfo Kabupaten Serang juga menyiapkan mekanisme pengawasan dan pemeliharaan secara berkala.
“Kami menyiapkan petugas yang melakukan pemantauan. Layanan internet gratis juga akan dikendalikan penggunaannya agar tidak disalahgunakan untuk aktivitas yang tidak sesuai dengan tujuan program,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Serang berharap penyediaan internet gratis di ruang publik dapat memperluas akses digital masyarakat sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di daerah, khususnya dalam bidang pendidikan, pelayanan publik, dan pengembangan ekonomi berbasis teknologi.