SERANG, – Menjelang pembukaan Kongres VII Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), panitia menggelar aksi bersih pantai di kawasan pesisir Anyer, Kabupaten Serang, Banten pada Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap Gerakan Pilah Sampah yang terus didorong Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sampah nasional dan menjaga kelestarian lingkungan.

Aksi tersebut melibatkan jajaran panitia, relawan, serta peserta Kongres VII BM PAN. Selain membersihkan sampah di sepanjang pesisir, kegiatan juga bertujuan menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan pantai.

Ketua Organizing Committee Kongres VII BM PAN, Muhammad Firman, mengatakan generasi muda memiliki peran strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah, tidak hanya melalui gagasan, tetapi juga lewat aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Perhatian Bapak Zulkifli Hasan terhadap pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan perlu didukung seluruh kader muda PAN. Melalui aksi bersih pantai ini, kami ingin menunjukkan bahwa BM PAN siap menjadi pelopor gerakan kepedulian lingkungan yang dimulai dari langkah sederhana, namun berdampak nyata,” ujarnya.

Senada, Sekretaris Organizing Committee Kongres VII BM PAN, Nadia Nabillah, menilai kawasan pesisir memiliki peran penting dalam menopang sektor perikanan, pariwisata, serta perekonomian masyarakat.

“Menjaga kebersihan pantai bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga ekosistem pesisir yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan nasional. Semangat inilah yang ingin kami hadirkan dalam rangkaian Kongres VII BM PAN,” katanya.

Selain mengumpulkan sampah plastik dan berbagai jenis limbah di kawasan pantai, peserta juga mengajak masyarakat sekitar untuk membiasakan memilah dan mengelola sampah dengan baik. BM PAN menilai keberhasilan berbagai program pemerintah di bidang lingkungan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya generasi muda sebagai agen perubahan.

Melalui kegiatan tersebut, Panitia Kongres VII BM PAN menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan, penguatan ketahanan pangan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing.