Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, termasuk Persatuan Dokter Mata Seluruh Indonesia (Perdami) Provinsi Banten.
“Terima kasih atas sinergi seluruh pihak, termasuk RSDP Serang dan Perdami. Ini bentuk komitmen bersama agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama RSDP Serang dr. Rachmat Setiadi menjelaskan, dari 250 warga yang mendaftar, sebanyak 120 orang hadir mengikuti proses skrining pada Sabtu (25/4/2026).
Sebelum menjalani operasi, para peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan seperti tes gula darah, tekanan darah, serta pemeriksaan medis lainnya guna memastikan kondisi aman.
“Dari hasil pemeriksaan, saat ini ada 87 orang yang siap menjalani operasi,” katanya.
Ia menambahkan, program operasi katarak gratis rutin dilaksanakan rumah sakit setiap tahun dan biasanya digelar pada Agustus bertepatan dengan hari jadi RSDP Serang.
“Kali ini program kami dikolaborasikan dengan Kemensos, Dinas Sosial, dan Perdami sehingga pelaksanaannya bisa lebih luas dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” jelasnya.
Rachmat berharap program serupa dapat terus berlanjut dan dimanfaatkan masyarakat dari Kabupaten Serang, Kota Serang, maupun daerah lain di Provinsi Banten.
“Masih banyak warga yang menderita katarak. Melalui program ini, pemerintah ingin membantu masyarakat agar dapat kembali melihat dengan baik dan beraktivitas normal,” pungkasnya.