SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meninjau langsung pelaksanaan bakti sosial operasi katarak gratis yang digelar di Rumah Sakit dr. Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang, Minggu (26/4/2026), untuk memastikan pelayanan berjalan lancar bagi masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Direktur Utama RSDP Serang dr. Rachmat Setiadi beserta jajaran rumah sakit.
Kegiatan operasi katarak gratis itu merupakan kerja sama Kementerian Sosial (Kemensos), RSDP Serang, dan Sentra Galuh Pakuan Bogor bagi masyarakat Kabupaten Serang dan sekitarnya.
Ratusan warga mengikuti program tersebut. Dari total 250 pendaftar, sebanyak 87 orang dinyatakan memenuhi syarat medis dan siap menjalani tindakan operasi.
Ratu Zakiyah mengatakan program operasi katarak gratis, bantuan sembako, khitanan massal, serta layanan sosial lainnya merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat melalui Kemensos terhadap masyarakat daerah.
“Dari 250 warga yang terdata, sebanyak 87 orang dinyatakan stabil dan layak menjalani operasi katarak hari ini. Penerima manfaat merupakan warga pada kategori desil 1 sampai 5,” ujarnya kepada wartawan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Serang.
“Ini sangat bermanfaat bagi warga kami. Mereka bisa kembali melihat dengan normal sehingga kualitas hidup meningkat. Tadi saya mendapat informasi, ada warga yang sudah satu tahun bahkan lima tahun mengalami gangguan penglihatan,” katanya.
Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, termasuk Persatuan Dokter Mata Seluruh Indonesia (Perdami) Provinsi Banten.
“Terima kasih atas sinergi seluruh pihak, termasuk RSDP Serang dan Perdami. Ini bentuk komitmen bersama agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama RSDP Serang dr. Rachmat Setiadi menjelaskan, dari 250 warga yang mendaftar, sebanyak 120 orang hadir mengikuti proses skrining pada Sabtu (25/4/2026).
Sebelum menjalani operasi, para peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan seperti tes gula darah, tekanan darah, serta pemeriksaan medis lainnya guna memastikan kondisi aman.
“Dari hasil pemeriksaan, saat ini ada 87 orang yang siap menjalani operasi,” katanya.
Ia menambahkan, program operasi katarak gratis rutin dilaksanakan rumah sakit setiap tahun dan biasanya digelar pada Agustus bertepatan dengan hari jadi RSDP Serang.
“Kali ini program kami dikolaborasikan dengan Kemensos, Dinas Sosial, dan Perdami sehingga pelaksanaannya bisa lebih luas dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” jelasnya.
Rachmat berharap program serupa dapat terus berlanjut dan dimanfaatkan masyarakat dari Kabupaten Serang, Kota Serang, maupun daerah lain di Provinsi Banten.
“Masih banyak warga yang menderita katarak. Melalui program ini, pemerintah ingin membantu masyarakat agar dapat kembali melihat dengan baik dan beraktivitas normal,” pungkasnya.