LEBAK — Festival Murak Kadu 2026 yang digagas komunitas Lebak Kreasi mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Alun-alun Kota Rangkasbitung dinilai sangat membantu para pelaku UMKM dan petani durian lokal di Kabupaten Lebak, Banten.

Ade Surnaga, yang akrab disapa King Naga, menyebut kegiatan ini sebagai langkah yang sangat positif.

“Ini patut diapresiasi. Event semacam ini berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat,” ujarnya, Jumat (2/10/2026).

King Naga yang juga Ketua LSM GMBI Distrik Lebak menambahkan, semangat Lebak Kreasi sangat sejalan dengan harapan para pelaku UMKM maupun petani durian lokal.

“Saya sangat salut dengan teman-teman di Lebak Kreasi yang sangat peduli pada pelaku UMKM,” katanya.

Hebatnya, kegiatan ini terselenggara tanpa anggaran dari Pemkab Lebak, namun tetap sukses berkat dukungan sponsor dari berbagai perusahaan. Hal ini juga dinilai memberi citra positif bagi iklim investasi di Kabupaten Lebak.

“Walaupun tanpa dukungan anggaran dari Pemkab, tapi bisa sukses menyelenggarakan acara yang dampaknya sangat baik terhadap perekonomian masyarakat,” tambahnya.

King Naga berharap inisiatif ini bisa menginspirasi lembaga sosial kemasyarakatan lain untuk turut bergerak mendorong perekonomian warga.

Sebagai informasi, Festival Murak Kadu berlangsung sejak Sabtu, 26 September hingga Minggu, 4 Oktober 2026, dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Lebak ke-198. Kegiatan ini menjadi ajang promosi sekaligus peningkatan omzet bagi produk pertanian dan UMKM lokal.