SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoumperindag) menggelar Pelatihan Wirausaha Pemula bagi 326 pelaku usaha mikro yang tersebar di lima kecamatan, sebagai upaya memperkuat sektor usaha kecil dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pelatihan dilaksanakan di Kecamatan Cikande, Pontang, Bojonegara, Padarincang, dan Tunjung Teja.
Program tersebut bertujuan mencetak wirausaha baru yang berdaya saing, tangguh, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan digital.
Untuk memberikan materi yang komprehensif, Diskoumperindag menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, antara lain Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten, Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Banten, serta pelaku usaha mikro dari Banten.
Materi yang diberikan meliputi legalitas usaha, Perseroan Perorangan, perlindungan merek atau kekayaan intelektual, manajemen usaha mikro, hingga motivasi kewirausahaan dan strategi pemasaran digital.
Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang, Adang Rahmat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mendampingi pelaku usaha mikro sejak tahap awal agar berkembang menjadi usaha berkelanjutan.
“Program ini merupakan salah satu implementasi nyata dari prioritas pembinaan UMKM. Kami ingin memastikan wirausaha pemula tidak hanya memiliki produk, tetapi juga memiliki pengetahuan manajerial, legalitas usaha, dan strategi pemasaran yang mumpuni, khususnya di era digital saat ini,” ujarnya.
Menurut dia, pelatihan yang dilaksanakan secara bertahap di lima kecamatan itu difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pelaku usaha.

Sementara itu, Kepala Bidang UMKM Diskoumperindag Kabupaten Serang, Yosi Ekamarsa, menjelaskan sasaran utama program tersebut adalah memperkuat fondasi usaha di tingkat akar rumput.
“Pelatihan ini menyasar para wirausaha pemula agar memiliki fondasi bisnis yang kuat, legalitas yang terjamin, dan kemampuan manajerial yang baik. Pelatihan ini adalah bentuk komitmen Pemkab Serang dalam menumbuhkan wirausaha baru yang berdaya saing,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Serang berharap kegiatan tersebut dapat memaksimalkan potensi ekonomi daerah serta mempercepat pertumbuhan sektor UMKM agar lebih produktif, mandiri, dan kompetitif.