KABUPATEN TANGERANG – Musyawarah Daerah (Musda) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia Provinsi Banten yang digelar di Aston Cilegon Boutique Hotel menetapkan H. Robinsar sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI Provinsi Banten periode 2026–2031 secara aklamasi, Minggu 14/6/2026.

Penetapan tersebut merupakan hasil kesepakatan seluruh Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) SOKSI se-Provinsi Banten yang memberikan dukungan penuh kepada Robinsar untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.

Dalam forum Musda yang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan, peserta menilai Robinsar memiliki kapasitas, pengalaman, serta komitmen kuat untuk melanjutkan dan meningkatkan peran strategis SOKSI sebagai organisasi pendiri Partai Golkar. Peran tersebut dinilai penting dalam memperkuat konsolidasi kader serta meningkatkan elektabilitas Partai Golkar di Provinsi Banten.

Ketua terpilih, Robinsar, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh jajaran SOKSI di Banten. Ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan SOKSI sebagai organisasi yang semakin solid, modern, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh seluruh keluarga besar SOKSI Banten. Ke depan, kita akan memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput, meningkatkan kualitas kader, serta memperkuat sinergi dengan Partai Golkar dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Banten,” ujar Robinsar.

Sementara itu, Ketua Depidar SOKSI Provinsi Banten periode sebelumnya, TB Iman Ariyadi, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Depinas SOKSI, mengajak seluruh pengurus dan kader untuk terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat bawah.

Menurutnya, soliditas organisasi menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan politik sekaligus memperkuat peran SOKSI sebagai organisasi pendiri Partai Golkar.

Dalam arahannya, TB Iman Ariyadi menegaskan bahwa SOKSI harus tampil sebagai garda terdepan dalam upaya meningkatkan elektabilitas dan perolehan suara Partai Golkar pada Pemilu 2029 mendatang. Ia meminta seluruh kader aktif membangun komunikasi dengan masyarakat, memperkuat kaderisasi, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

“SOKSI Banten harus melakukan konsolidasi yang baik dan benar untuk meningkatkan suara elektoral Partai Golkar. Seluruh kader harus bergerak bersama, menjaga soliditas organisasi, dan terus hadir di tengah masyarakat agar Partai Golkar semakin dipercaya dan dicintai rakyat menuju Pemilu 2029,” tegasnya.

Ia juga berharap kepemimpinan Robinsar dapat membawa semangat baru bagi organisasi, memperkuat sinergi dengan Partai Golkar, serta meningkatkan kontribusi SOKSI dalam pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Banten.

Musda Depidar SOKSI Banten Tahun 2026 juga menjadi momentum penting bagi organisasi untuk melakukan evaluasi program kerja, memperkuat struktur kepengurusan, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam menghadapi dinamika politik dan pembangunan di Provinsi Banten.

Dengan terpilihnya Robinsar secara aklamasi, SOKSI Banten diharapkan semakin solid, progresif, dan mampu menjadi motor penggerak dalam melahirkan kader-kader berkualitas yang berkontribusi bagi kemajuan organisasi, Partai Golkar, serta masyarakat Banten secara luas. Keputusan Musda tersebut sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinan SOKSI Banten dalam memperkuat konsolidasi organisasi dan menghadapi agenda politik menuju Pemilu 2029.