SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pendidikan keagamaan melalui peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.
Dalam satu tahun kepemimpinan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas, sebanyak 20.445 guru madrasah dan guru ngaji menerima kenaikan insentif hingga 50 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Serang dalam memperkuat pendidikan berbasis keagamaan sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda.
Penerima insentif tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Serang, mulai dari guru ngaji, guru madrasah diniyah, hingga tenaga pengajar di sejumlah lembaga pendidikan Islam lainnya.
Adapun rincian insentif yang diberikan meliputi guru ngaji sebesar Rp150 ribu per bulan, guru Madrasah Diniyah Awaliyah Rp300 ribu, guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Rp150 ribu, guru Raudhatul Athfal (RA) Rp100 ribu, guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Rp100 ribu, serta guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Rp100 ribu per bulan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, mengatakan peningkatan insentif tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para pendidik keagamaan yang selama ini berperan besar dalam membangun moral dan akhlak masyarakat.
“Bantuan ini menjadi bukti komitmen Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati terhadap guru ngaji dan guru madrasah sebagai ujung tombak pembentukan karakter masyarakat. Kami berharap peningkatan insentif ini dapat menambah semangat dan dedikasi mereka dalam mengajar,” ujar Zaldi.
Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah melalui program “Serang Bahagia” yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas utama.
Selain berdampak pada kesejahteraan tenaga pendidik, kebijakan ini juga dinilai mampu meningkatkan motivasi para guru dalam menjalankan pengabdian di bidang pendidikan keagamaan.
Hal itu dirasakan langsung oleh Syamsudin, seorang guru ngaji asal Kecamatan Ciruas. Ia mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah kepada para tenaga pendidik keagamaan.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengajar dan membimbing anak-anak agar lebih baik dalam membaca Al-Qur’an dan memahami agama,” katanya.
Peningkatan insentif tersebut juga dipandang sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan pendidikan keagamaan di tengah tantangan perkembangan zaman.
Pemkab Serang memastikan program tersebut akan terus dievaluasi dan ditingkatkan agar manfaatnya semakin luas. Selain itu, sejumlah program pendukung juga tengah disiapkan untuk memperkuat kualitas pendidikan keagamaan, mulai dari peningkatan kapasitas tenaga pengajar hingga penguatan kelembagaan pendidikan berbasis keagamaan.
Melalui kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Serang menegaskan komitmennya untuk membangun sumber daya manusia yang berkarakter, religius, dan berdaya saing, seiring dengan pembangunan fisik dan infrastruktur daerah.