SERANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana menegaskan penerapan manajemen talenta akan membuka peluang yang sama bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menduduki jabatan strategis berdasarkan kompetensi dan kinerja.
Hal tersebut disampaikan Zaldi usai membuka Sosialisasi Manajemen Talenta di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, sistem manajemen talenta hadir untuk menghilangkan praktik subjektivitas dalam penempatan jabatan yang selama ini kerap dipengaruhi faktor kedekatan.
“Ke depan kita menggunakan sistem yang terukur. Tidak lagi berdasarkan kedekatan atau intensitas pertemuan, tetapi berdasarkan data potensi, kompetensi, dan kinerja ASN,” ujarnya.
Zaldi mengakui, sebelumnya pemerintah daerah belum memiliki instrumen yang komprehensif untuk menilai ASN secara objektif. Akibatnya, proses penempatan jabatan kerap tidak berbasis data yang akurat.
Dengan sistem manajemen talenta, lanjut dia, pemerintah daerah dapat memetakan secara menyeluruh kemampuan ASN, termasuk mereka yang berprestasi namun belum terlihat.
“Ada ASN yang kompeten tapi tidak terdeteksi. Dengan sistem ini, semuanya akan terpantau dan punya peluang yang sama untuk didorong ke jabatan tertentu,” tegasnya.
Selain itu, Pemkab Serang juga tengah mengembangkan aplikasi pengukuran kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sementara diberi nama Sisantri. Aplikasi tersebut akan menjadi instrumen tambahan untuk menilai kinerja hingga level teknis.
Melalui sistem tersebut, evaluasi terhadap pejabat akan dilakukan secara objektif. Nilai kinerja yang rendah secara berkelanjutan akan menjadi dasar evaluasi, termasuk dalam rotasi, promosi, hingga demosi jabatan.
“Semua berbasis data. Tidak ada lagi faktor suka atau tidak suka, karena ukuran kinerjanya jelas dan transparan,” katanya.
Zaldi menambahkan, implementasi manajemen talenta ditargetkan mulai berjalan pada Juni hingga Juli 2026.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Serang Iskandar Nordat menyebutkan, progres persiapan saat ini telah mencapai sekitar 40 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 60 persen dalam waktu dekat.
Ia menjelaskan, manajemen talenta bertujuan meningkatkan profesionalisme ASN melalui pengukuran empat indikator utama, yakni kompetensi, kualifikasi, kinerja, dan disiplin.
Penilaian tersebut akan didukung melalui sistem MyASN, termasuk metode evaluasi 360 derajat yang melibatkan atasan, rekan sejawat, hingga bawahan.
“Dengan sistem ini, kita ingin memastikan ASN benar-benar dinilai secara objektif dan menyeluruh,” jelasnya.
Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Asisten Daerah III Ida Nuraida, para kepala bagian, pejabat fungsional, serta ASN di lingkungan Setda Kabupaten Serang.